Jadwal Dokter
Pendaftaran Online
Online Recruitment
Artikel
Agenda Acara

Donor Darah Bisa Kurangi Resiko Serangan Jantung

Donor darah merupakan proses pengambilan sebagian darah yang kita miliki yang disumbangkan dan disimpan di bank darah yang sewaktu-waktu dapat dipakai untuk transfusi darah. Donor darah tidak hanya memberikan manfaat bagi orang yang membutuhkan, tetapi juga memberikan manfaat bagi pendonornya.

Tingginya  kandungan zat besi dalam darah terbukti sangat merugikan. Kekentalan darah menjadi tak terkontrol yang bisa memberatkan kinerja jantung. Kelebihan zat besi ini menimbulkan  gundukan kolesterol. Akibatnya, saluran darah menjadi semakin sempit. Kondisi ini meningkatnya risiko terkena jantung koroner dan pecahnya pembuluh darah atau stroke.

Wanita yang masih mengalami menstruasi atau haid, memiliki risiko penyakit jantung koroner yang lebih rendah dibandingkan dengan kaum pria. Hal ini dikarenakan wanita yang mengalami menstruasi akan secara teratur membuang darah (zat besi), sedangkan para kaum pria tidak mengalami pembuangan darah (zat besi). Agar tidak terjadi penimbunan zat besi yang berlebihan, maka dianjurkan untuk melakukan donor darah secara teratur yakni setiap 3-6 bulan sekali.

Selain itu, donor darah yang rutin bisa meningkatkan pembelahan sel darah merah. Dengan munculnya sel-sel darah yang baru itu, penyerapan oksigen oleh darah semakin cepat dan lancar. Artinya, aliran darah yang sehat membuat kerja jantung juga sehat.

DSC_2313

-oOo-

_PRINT