Klinik Kecantikan Medis Corpoderma mempunyai Jenis Pelayanan kecantikan yang lengkap dan berkulaitas, meliputi :
1. Perawatan Wajah (Face)
- Corpoderma Skin Facial
- Microdermabation
- Chemical Peeling
- Corpoderma Botox
- Corpoderma Cauter
2. Perawatan Tubuh (Body)
- Corpoderma Body Slimming
- Corpoderma Body Firming
- Corpoderma Body Whitening
- Corpoderma Body Treatment
- Corpoderma Body Waxing
Perawatan Wajah (Facial)
Tahapan Perawatan Wajah Corpoderma yaitu : Cleansing (membersihkan Kulit), Deskuamating (Pengankatan sel kulit mati), Hydrating (melembabkan kulit), Relaxing (relaksasi otot wajah), Regeneration of skin (pergantian kulit yang sehat)
Microdermabation
Microdermabation adalah suatu metode perawatan kulit yang relatif tanpa rasa sakit, tetapi lembut dengan menggunakan media kristal halus(Corundum). Setelah rasa proses pengikisan ini regenerasi sel kulit lebih baik dan kulit menjadi lebih halus, bercahaya dan lebih kencang.
Chemical Peeling
Chemical Peeling adalah proses pengelupasan kulit dengan menggunakan cairan asam untuk memperbaiki kulit secara kosmetik. Yang paling banyak dilakukan adalah Chemical Peeling dengan menggunakan AHA (Alpha-hydroxy-acid), kemudian disusul dengan TCA(Tri-chloro-acetic-acid).
Tujuan CP adalah CP superfisial melepaskankan kulit mati dan menggantinya dengan kulit baru yang lebih segar dan lebih sehat, lebih sehat. CP medium juga menghilangkan kerutan halus, flek-flek dan mencegah jerawat baru. CP deep mengencangkan dermis, menghilangkan kerutan kasar.
CP superfisial dibutuhkan setiap orang yang mendambakan kulit bersih, sehat dan muda, sedangkan CP medium dan CP dalam(deep) hanya dilakukan untuk kasus-kasus slektif yang lebih parah. CP superfisial umunnya cocok bagi setiap pasien, sedangkan CP medium dan deep harus melakukan seleksi pasien, karena bisa menyebabkan jaringan Scarring (Jaringan Parut).
Corpoderma Botox
Botulium Toxin (Non-Surgical Rejuvenation)
- Tanda awal dari proses aging atau penuaan adalah munculnya Wrinkle(Kerutan) atau garis-garis pada wajahyang disebabkan oleh kontraksi otot wajah yang menahun suatu proses Fisiologis.
- Kontraksi otot wajah menyebabkan timbulnya ekspresi. Jadi kebiasaan berekspresi seseorang dalam jangka waktu lama yang akan menyebabkan timbulnya garis-garis kerut pada wajahnya.